Cerya Foundation Apresiasi Kreativitas Guru Lewat Kompetisi Karya Digital Alumni Pelatihan

Komitmen Cerya Foundation dalam mendukung penguatan kapasitas guru tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan. Sebagai tindak lanjut dari pelatihan pemanfaatan AI dan pembelajaran digital berbasis game yang diikuti oleh 44 guru dari seluruh nusantara, Cerya Foundation menyelenggarakan sebuah kompetisi internal berskala kecil untuk memantik kreativitas dan menjaga semangat berinovasi para alumni pelatihan.
Kompetisi ini dirancang sebagai ruang refleksi dan praktik lanjutan, mendorong para peserta untuk mengembangkan serta menyempurnakan karya digital yang telah mereka rintis selama pelatihan daring satu hari sebelumnya. Para alumni didorong untuk mengeksplorasi ide, menyesuaikan konten dengan konteks sekolah masing-masing, dan memanfaatkan teknologiโtermasuk AIโsecara kreatif dan bertanggung jawab.
Dari seluruh karya yang dikirimkan, Ibu Aftriana Kholifa, guru dari SDI Tunas Harapan Semarang, terpilih sebagai pemenang. Karyanya dinilai mampu menunjukkan pemahaman yang baik terhadap konsep pembelajaran berbasis permainan, sekaligus menghadirkan pendekatan yang kontekstual, sederhana, dan berpotensi meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.

Apresiasi ini tidak semata-mata diberikan atas hasil akhir, tetapi juga atas proses kreatif yang mencerminkan semangat belajar berkelanjutan. Karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang tepat dan ruang untuk bereksperimen, guru mampu mengembangkan media pembelajaran digital yang relevan dan bermakna, bahkan dengan sumber daya yang terbatas.
Melalui kompetisi ini, Cerya Foundation ingin menegaskan pentingnya ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan bagi para pendidik. Pelatihan menjadi langkah awal, sementara ruang apresiasi dan tantangan kreatif menjadi penguat agar praktik baik terus tumbuh dan menyebar. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menginspirasi guru lain untuk terus berinovasi dan percaya diri memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran sehari-hari.
Ke depan, Cerya Foundation berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pendampingan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada penguatan kreativitas, refleksi, dan kolaborasi antarpendidik. Dengan mendukung guru sebagai agen perubahan, Cerya Foundation percaya bahwa pembelajaran yang relevan, menyenangkan, dan berpusat pada siswa dapat terwujud di berbagai konteks pendidikan di Indonesia.